Friday, May 27, 2011

MILAD SMP MUHI

Ibarat Indahnya Mendengarkan Kicau Burung 
Yang sedang Mengisap Bunga.........

Kalau melihat umur, Sekolah kita sudah cukup tua, ibarat manusia sudah kakek kakek atau nenek-nenek, tentu kalau manusi musti orang tersebut sudah banyak makan asam garam, pengalamnnya segudang. Kini sekolah SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta sudah maju, modern, prestasinya juga membanggakan, Berbagai kejuaraan dan Penghargaan  telah diraih mulai tingkat Kota sampai tingkat Nasional. Tak heran jika para Alumninya pun sudah beribu-ribu dan telah menyebar ke seluruh penjuru di Tanah air bahkan manca Negara. Mereka ada yang menjadi orang biasa sampai menjadi orang luarbiasa alias pejabat teras.
       Besok tanggal 1 Juni 2011 umurnya genap 76 tahun, kebiasaan sekolah untuk mengundang para mantan guru dan pejabat sekitar sekolah untuk makan bareng, kali ini ditiadakan. Ini bukan berarti menghapus adat baik tapi sengaja Kepala sekolah menghendaki sedikit ngirit anggaran. Namun demikian kegiatan untuk Upacara dan bedah tumpeng dan kegiatan para siswa yang berupa class meeting tetap diadakan. Walaupun acara serba mendadak tapi tetap tampak meriah. Class meeting sebagai ajang unjuk prestasi paara siswas, mulai dari  lomba Futsal, basketball, Nyanyi Solo, Kebersihan Kelas, Adzan, Qiroah, Cita Puisi, Cipta Cerpen, MC dan Story telling bahasa Inggris..Semuanya diwakili oleh masing-masing kelas VII dan VIII.. Yang tak kalah menariknya lagi, guru juga ikut berlomaba Cipta Cerpen, Puisi, dan Lomba Bloger.ah ....mungkin bloger ku ini juga jadi salah satunya peserta.
       Cukup padat acara kegiatan kali ini, Sementasra kelas IX masih menanti Pengumuman hasil UN.yang insya Allah besok diumumkan tanggal 4 Juni 2011. Sementara kelas VII dan VIII besok tanggal 6 Juni 2011 sudah mulai Ulangan bersama untuk Kenaikan kelas.Disela-sela kesibukan semua Keluarga SMP Muhi tetap semangat untuk memeriahkan Hari Miladnya yang jatuh pada hari Rabu, 1 Juni 2011 besok.

Harapan Keindahan Keluarga besar SMP Mhammadiyah 1 Yogyakarta saat ini bagaikan Indahnya Burung berkicau riang gembira semesta Surga alam penuh ceria yang mengisap madu di bunga indah nan mekar.
      Semoga SMP Muhammadiyah senantiasa dilindungi Oleh Allah SWT, Sekolahnya tambah maju, Para Siswanya tambah pinter, bisa lulus 100%, para Guru dan Karyawannya bisa tabah dan tawakal dalam menghadapi tugasnya, dan Semoga dilapangkan Rizkinya, Amin, Allohumma Amin. 

Monday, May 02, 2011

Inovasi Pembelajaran

 


Inovasi Pembelajaran
By Jejen, S.Pd.
Pendidikan merupakan kebutuhan mutlak bagi setiap orang. Bisa dikatakan bahwa pendidikan berlaku sepanjang hayat manusia itu. Karena adanya pendidikan maka ada pendidik dan ada peserta didik yang dididik sehingga terjadi suatu proses. Pembelajaran dan belajar inilah yang menjadi proses di dalam pendidikan.
Mungkinkah jika suatu sekolah tanpa suatu inovasi dapat berkembang kualitas peserta didiknya? Inovasi dapat dilakukan dari berbagai macam segi. Misalnya dari segi kualitas pendidiknya, segi peserta didiknya, segi kurikulumnya, segi pembelajrannya, dan sebagainya. Lalu siapakah yang perlu melakukan inovasi? Tentu semua komponen sumber daya manusianya yang perlu terlibat untuk melakukan inovasi tersebut. Selanjutnya akan dijelaskan tentang mengapa perlu adanya inovasi pembelajaran, apa pengertian inovasi pembelajaran, serta bagaimana konsep belajar dan pembelajaran itu.

Tuesday, April 19, 2011

Perjuangan Ibumu Yang Tidak Kamu Sadari


Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp 10.000
5) menyiram bunga Rp 15.000
6) Menyapu Halaman Rp 15.000

Jumlah : Rp 85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak
yang raut mukanya berbinar-binar.
Si ibu mengambil pena dan menulis
sesuatu dibelakang kertas yang sama.

Monday, March 28, 2011

Bahasa Inggris, Sulit dipelajari atau sulit diajarkan?





Bahasa Inggris, Sulit dipelajari atau sulit diajarkan?
                                            by. Jejen, S.Pd.
TBahasa Inggris, Sulit Dipelajari atau Sulit Diajarkan? * Bukan itu yang perlu dicemaskan......
"Dar der dor..", begitu culpikan lirik lagu "Sugali" yang dilantunkan Iwan Fals. Untuk menggambarkan bunyi senapan, telinga Indonesia kita mendengarnya seperti lagu Iwan itu. Bagi para bule', yang mereka dengar justru bunyi "bang..bang.!". Rentang 'dor' dan 'bang' tentu jauh. Lalu, telinga siapa yang rusak?

Sunday, March 27, 2011

adjective

Pujian dalam Bahasa Inggris




Contoh Pujian dalam Bahasa Inggris, Examples of compliments 







Contoh Pujian dalam Bahasa Inggris

Here are some examples of the kinds of compliments common in social situations.
1. This is the nicest classroom.
2. You have a beautiful house.
3. I like your new dress.
4. This soup tastes delicious.
5. That salad looks wonderful. 

Read the following dialogues about complimenting.
 
Susi : Excuse me, but I was just admiring your bag. It’s really nice.
Agnes : Oh, thank you.
Susi : Could you tell me where you got it? I have been looking for one like that for a long time.
Agnes : It’s from the Java Store in Jakarta.
Susi : Oh, thank you very much.

Mid Smester




Ulangan Mid Smester Kelas VII dan VIII

Semua peserta didik melaksanakan Ujian Mid Smester cukup serius, ternyata pengaruh terhadap nilai yang akan menjadi syarat kenaikan kelas untuk kelas VII dan VIII membuat para peserta didik girang, sehingga menjadi lebih positif untuk lebih serius mengerjakan Soal. Saya mengawas di Ruang XVII dengan Bapak Ir Muhammad Sofanudin Al Zauhari. Kelas ini pesertanya Para dari kelas VII A6,7 dan VIIIA6,7. Hri ini Pelajaran IPS.

Friday, March 25, 2011


MATERI BAHASA INGGRIS LINK...URL

URL ini sangat menarik untuk mendapatkan materi pembelajaran Bahasa Inggris,
saya beri info untuk URL no. 5 itu yang paling baik dan online,
semoga bisa memanfaatkannya,

Wednesday, March 23, 2011



KISAH PEMUDA BERIBU-BAPAKAN BABI

Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang boleh bercakap terus dengan Allah S.W.T Setiap kali dia hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah dia akan bercakap dengan Allah.Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga. Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain.

Artikel



Kisah Repot Yang Menyenangkan
Sudah 21 tahun ku jalani menjadi seorang guru, dari mulai 13 tahun guru honorer, 6 tahun guru bantu, hingga kini menjadi PNS. Tentu saja dalam perjalan saya telah tertabur berbagai kisah yang dialami mulai dari yang menyenangkan, melelahkan, cape, sibuk, tertekan,sampai kepas-pasan. Sudah barang tentu kisah-kisah itu hampir semua guru telah merasakannya namun tetap Istiqomah melaksanakn tugas untuk mendidik anak bangsa dengan penuh harapan semua siswa yang dididik sukses dan pendidiknya mendapat pahala yang abadi walaupun terkesan dalam sebuah pribahasa bahwa guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa.
Sekitar tujuh bulan yang lalu dalam sebuah perjalan sebagai seorang guru saya telah mengalami suatu kisah

Saturday, February 17, 2007

Kabar kabari
Yogyakarta, 17 Februari 2007

Sudah lima tahun kujalani sebagai seorang guru bantu, aku bekerja sebaik mungkin menjalankan tugas sebagai seorang guru tapi sampe bosan ku mendapat info terbaru terkini tentang kapan diangkatnya jadi PNS. Sudah lebih dari 5 cerita kukantongi pernyataan pemerintah, bahwa guru bantu akan segera diangkat.
Tapi sampai kini aku belum juga terjadi. pernyataan terakhir kata-kata mansi dari Mendiknas menjajanjikan akhir 2008 semua guru bantu akan jadi PNS.
Ok deh.. akan ku tunggu janji-janti itu.
Jika itu terjadi artinya mereka tidak dusta. tapi kalo meleset lagi artinya para penguasa hanya mengobral janji mulu.
Dosanya ditanggung mereka. semoga Allah menurunkan Rizki untukku yang berlimpah ruah, sebagai orang yang dianiaya dengan janji2 manis itu.
Nah bagaimanapun aku sesungguhnya terima apa yng telah diputuskan oleh pemerintah, tetapi karena janji akan segera mengangkat jadi PNS, maka saya jadi menuntut janji-janji itu. Tidak sedikit para guru bantu yang merasa kecewa.

Sunday, February 11, 2007

Stori of Bandung

By: Jejen,SPd.

There used to be a country called Bandoeng consisting of 25 to 30 houses ("Aen een negrije genaemt Bandoeng bestaende uijt 25 a 30 huysen") written by Julien de Silva in 1461 in ancient Dutch. Julien de Silva an asian decent siding with Dutch was a mardjekr (a free man, not a slave anymore). He was predicted to be the first man wandering around Bandung which was still a dense forest at that time. Later on the Dutch called that region "Negorij Bandoeng" or "West Oedjoeng Beroeng".

A century later, however, in 1741, it was recorded that Arie Top was the first white man who became Bandung inhabitant. He was a corporal exiled by the Dutch Administration, even through he was posted as military commander. Later on, he together with other three Dutch men who came a year after him, became rich due to their succes in clearing the forest. Cultivating the land and establishinga wood sawing enterprise. The succes of those for Dutch men attracted other European adventurers to come to bet their fortune in the fertile region of Bandung.

Furthermore, after a path way connecting Jakarta, Bogor, Cianjur and Bandung was established, many newcomers come there, even more after Governor General Daendels gave an order to construct "a pstal way" stretching from Anyer (Banten West Java) to Panarukan (East Java). The construction began in 1809.

sate building

The history of Bandung regency begins at Karapyak or Bojongasih in the Cikapundung riverside, near the Citarum river. Karapyak's name then changed to Citeureup,

Citeureup village is still exist by now in the Dayeuhkolot area.The first regent is Wiraangunangun (1641-1670). In the Wiranatakusumah II Era (1794-1829), the capital of Bandung moved from Karapyak to the Cikapundung riverside (and at present it located at Alun-alun Bandung).This capitol moved by the instruction of East Indische Governor General " Deandels " at Mei 25th 1810.The reason is because he tought that this new capital has a good prospect for further development of Priangan area.

One of the most progresive regent in the Bandung regency history was Wiranatakusumah IV, he is the founder of Bandung's Master Plan called Negroij Bandung. On 1850 he build Pendopo of Bandung Regency (now it became Mayor's House, in front of Alun-alun Bandung) and Masjid Agung Bandung (Bandung's Grand Mosque). For his efforts he got an award from Dutch Colonial Government. Since then the people of Bandung regency called him "Dalem Bintang". This popular regent then replaced by Raden Adipati Kusumadilaga.

In the Kusumadilaga's era, the railroad entered bandung regency (May 17th 1884). The capital development increase very fast, especially in the economic field. In the RAA Martanegara's Era (1893-1918), the capital status changed to Gemeente (Town/Kotapraja) and the first Mayor is Mr. B Coops). Since then, Bandung regency is separated from Bandung City / Town.

merdea building

In the year 1955, Asia - Africa Conference are arranged in Bandung. It was the first International conference since Indonesian Independence. The conference take a place at Merdeka Building. The participants from many countries in Asia and Africa are sleep at Savoy Homan Hotel, one of historical buildings in Bandung.

Soreang

In the Regent RH Lily Sumantri era, the capital of Bandung Regency moved to Baleendah, near the first old capital of Bandung Regency. But for some reasons it moved again to Pamekaran Village at Soreang area. In the Regent HU Hatta D era, the governmental centre for Bandung regency are completed.


Thee government administration of Bandung Regency has been started since the Sultan Agung Mataram’s charter, dated on 20 April 1641, which allowed Tumenggung Wira Angun-angun to be its first regent. The capitol of Bandung regency was located in Krapyak or Citeureup. Tumenggung Wira Angun-angun was then followed by the following list of regents who have governmed Bandung Regency until now.

1. Tumenggung Wira Angun-angun (1641-1681) - Tumenggung Nyili (1670-1681) - Tumenggung Ardikusumah (1681-1684) 2. Tumenggung Anggadiredja (1684-1704 3. Tumenggung Anggadiredja I (1704-1747) 4. Tumenggung Anggadiredja II (1747-1763) 5. Tumenggung Anggadiredja III (Wiranatakusumah I) (1763-1794) 6. R A Wiranatakusumah II (Dalem Kaum) (1794-1829) 7. R A Wiranatakusumah III (Dalem Karang Anyar) (1846-1874) 8. R A Sumuahdilaga (1874-1893) 9. R A A Martanegara (1893-1918) 10. R H A A Wiranatakusumah V (Dalem Haji) (1920-1931) 11. R T Hasan Sumadipradja (1931-1935) 12. R H A A Wiranatakusumah V (1935-1945) 13. R T E Suriaputra (1945-1947) 14. R T M Wiranatakusumah VI (Aom Male) (1948-1956) 15. R Apandi Wiradiputra (1956-1957) 16. Letkol R Memed Ardiwilaga (1960-1967) 17. Kol Inf Masturi (1967-1969) 18. Letkol CAJ R H Lily Sumantri (1969-1980) 19. Kol Inf H Sani L Abdurrahman (1980-1985) 20. Kol Inf H D Cherman E (1985-1990) 21. Kol CZI H U Hatta Djatipermana (1990-2000)

22. Kol H Obar Sobarna, SIp. MSi (2000-2005

RA WIRANATAKUSUMAH IV (1846-1874)

RA KUSUMADILAGA (1874-1893)

RAA MARTANEGARA (1893-1918)

RA WIRANATAKUSUMAH V (1920-1931/1935-1945)

RT HASAN SUMADIPRADJA (1931-1935)

RA Wiranata kusumah IV

RA Kusuma - dilaga

RAA Marta negara

RA Wiranata- kusumah V

RT H Suma - dipradja

RTE SURIAPUTRA (1945-1947)

RTM WIRANATAKUSUMAH VI (1948-1956)

R APANDI WIRADIPUTRA (1956-1957)

LETKOL R MEMED ARDIWILAGA (1960-1967)

KOL INF MASTURI (1967-1969)

RTE Suriaputra

RTM Wiranata kusumah VI

R Apandi Wira- dipura

RA Memed Ardiwilaga

Kol Inf Masturi

LETKOL CAJ R H LILY SUMANTRI (1969-1975)

KOL INF SANI L ABDURRAHMAN (1980-1985)

KOL INF H D CHERMAN E (1985-1990)

KOL CZI H U HATTA D  (1990-2000)

H Obar Subarna

Letkol CAJ R H Lily Sumantri

Kol Inf Sani L Abdurrahman

Kol Inf H D Cherman E

Kol CZI H U Hatta

H. Obar Sobarna

The area of Bandung regency provides magnificent panorama. Many torism spots stretch from Mount Tangkubanparahu on the North to Lake Patenggang on the South, from the giant Saguling Dam on the West to Cinulang Waterfall on the East. In addition, they are now adequately facilitated with transportation facilities.

saguling

For those who want to relax, just don’t bother yourselves bringing food from home, since there are various kinds of restaurants and food stalls providing sorts of dishes and drinks along the way. Despite its beautiful panorama, Bandung Regency is also

enriched with many kinds of arts. Both traditional and modern arts can be found in sub district towns as well as in villages.

In villages there are still sundanese traditional arts, such as : wooden puppet (wayang golek), clasiccal sundanese dances, ketuk tilu, japong, self defence pencak silat, degung, sundanese folks songs, tarawangsa, ogel, buncis, beluk, reog and calung

The tourist activity in the regency of Bandung is divided into 4 (four) area:

gatotkaca

1. North Bandung Tourist Area

North Bandung Tourist Area, with central activity in Mountain of Tangkubanperahu Crater, The Garden of Juande Great Forest (Dago Pakar), Maribaya – Lembang, Pangenten Waterfall – Cisarua, and Cihideung Flower’s Garden – Parongpong.

Lembang. This small sub district town is well-known of its beautiful panorama. When you are travelling from Bandung, you will be welcomed by Lembang Grand Hotel, which was built in 1940s, Putri Gunung Cottage, and has been used to support tourism departement for years. From lembang we can easily reach Cimahi, Waterfall, Maribaya waterfall, Omas Waterfall, Tangkubanparahu crater and Ciater hot spring.

Located 16 km North of Bandung city. It takes you about 40 minutes to get there by car. Along the ascending zigzag road, you will see hotels and bungalows. After you pass Bumi Siliwangi (Isola Building), you will see observatory on the right side of the road. At km 14, turning to the right you will find the well-known Bosscha Observatory, which lies on 1.300 m above see level area.

2. South Bandung Tourist Area,

with central tourist agro activity (farmer and tea plantation in Rancabali, Ciwidey, Malabar, Pangalengan, and Gununghalu), Water Tourist (Patenggang and Cileunca Lake) and forest Tourist (Kamojang Crater, Putih Crater, and Cimanggu hot water).

Ciwidey tourist area belongs to the area of South Bandung, which has several sights spreading in Ciwidey sub-district. These include:

Tourist object of Punceling (Forest Tourist)

The existence of this tourist object is not very popular.This object o particularly visited by those who love hiking; therefore the visitors usually come in-groups and come to hike rather than to have sightseeing.

Tourist Object of Putih Crater.

This object is just recently legalized to be enjoyed by public. Formally, it is known as sulphur mine area, which can be seen from the ruin of sulphur mining cave. The facilities and infrastructure in this object are limited, that is: parking place, public toilet, prayer house, small shop, and soft drink and food seller.

Kijang

Deer Breeding in Ranca Upas.

Ranca Upas is an area for camping under forestry management. Besides for camping, Ranca upas has acreage that is used for deer breeding.

Hot Spring Water of Swimming Pool in Cimanggu

Ciwidey area is rich in hot spring water nature source, one of them is made by forestry affairs as swimming pool in Cimanggu. This object has such facilities as: wide parking place, children playing area, hot water swimming pool, and public toilet, prayer house and soft drink and food seller.

Hot Spring Water of Swimming Pool in Walini

As for Cimanggu, Walini also has made use of hot spring water source; it provides a hot swimming pool. This object is located in tea plantation area with cool weather and has facilities, as follow: lodge, restaurant, parking area, toilet public.

Patenggang Lake (Tourist Forest and Water Tourist)

This lake has an area of acreage 150 Ha is the main destination of visitors that come to Ciwidey. Ciwidey area is located between Rancabali tea plantation and Rancabali forest area. This lake is really made use of its natural beauty. The facilities supplied are lodge, water bicycle, small boat, souvenirs seller, food and soft drink, toilet public, and parking area.

Tourist Agro of Rancabali Tea Plantation

The natural beauty in Rancabali has a special attraction of Ciwidey tourist area. A spreading out of tea trees which spread orderly, with its cool and fresh air promise gives a good impression to anyone who ever visits Ciwidey tourist area.

patengan.

Cibuni Crater

This object, as Punceling, is not popular to the public and it is located at the end of Ciwidey area.

Considering the above object, especially the number and the variety of them, it is obvious that Ciwidey has a good prospect and can compete with the other areas, such as Lembang which has Tangkubanperahu Mountain, Maribaya and Cihideung Flower’s Garden tourist object.

3. West Bandung Tourist Object,

with central activity that is tourist agro (farmer and plantation) in East Cikalong Water Tourist in Ciburuy Lake, Saguling and Cirata dam.

4. East Bandung Tourist Object,

with central activity is Forest Tourist of Sindulang Waterfall in Cicalengka.